Sumber: Emergency First Aid Course, BSMI Jakarta

Luka bakar adalah edera yang disebabkan kontak dengan sumber panas seperti air, api panas, bahan kimia, listrik dan radiasi yang melewati batas toleransi tubuh manusia.

Penyebab Luka Bakar

  1. Suhu yang ekstrim dibandingkan dengan suhu tubuh, yakni panas (api, benda panas, uap panas) dan dingin (membeku atau benda yang membeku)
  2. Bahan-bahan yang bersifat asam dan basa
  3. Arus listrik rumah tangga dan petir
  4. Sinar ultraviolet (termasuk sinar matahari) dan bahan radioaktif

Kedalaman Kerusakan Jaringan

  1. Luka Bakar Derajat 1

Gejalanya adalah nyeri ringan sampai sedang dan tanda yang timbul adalah kemerahan kulit. Misalnya karena sengatan matahari.

  1. Luka Bakar Derajat 2

Gejalanya adalah sangat nyeri dan tanda yang timbul adalah pembengkakan dan pembentukan gelembung-gelembung, tampak pucat atau kemerahan, mungkin basah atau berbercak-bercak.

  1. Luka Bakar Derajat 3

Luka bakar dalamnya sampai subkutis, juga bahkan dapat mengenai otot, pembuluh darah dan saraf besar, serta tulang. Gejalanya adalah pada daerah yang mengalami luka bakar derajat 3 tidak nyeri, namun daerah sekitarnya dapat merasakan nyeri. Tanda yang timbul adalah kulit menjadi keras, kering, pucat atau coklat bahkan hangus.

 Sumber luka bakar

  • Luka bakar karena bahan kimia

Segera bersihkan bahan kimia tersebut dari tubuh dengan melakukan irigasi selama 20-30 menit. Untuk bahan bersifat basa, memerlukan waktu yang lebih lama. Bila bahan berupa bubuk, sikatlah terlebih dahulu sebelum irigasi. Luka bakar basa lebih berbahaya daripada asam, sebab basa lebih dalam merusak jaringan.

  • Luka bakar karena arus listrik

Arus listrik sering menyebabkan kerusakan jaringan yang lebih berat daripada yang terlihat di permukaannya. Arus listrik sering menyebabkan henti jantung. Sumbatan jalan napas juga dapat terjadi akibat peradangan jaringan jalan napas. Resusitasi Jantung Paru harus dilakukan lebih lama pada kasus ini karena biasanya korban dapat bertahan lebih lama dibandingkan pada kasus lainnya.

  • Ledakan

Bahan eksplosif yang meledak menyebabkan kerusakan jaringan tidak hanya karena api yang timbul akibat loncatan energi namun juga karena gelombang ledak yang dapat merusak organ dalam dan menimbulkan cedera lainnya seperti patah tulang.

 

Tindakan Pertolongan Pertama pada Luka Bakar

  1. Pastikan korban dan penolong dalam keadaan aman.

Pindahkan korban dari tempat kejadian, atau padamkan api yang dapat membahayakan korban dan penolong.

Apabila karena sengatan listrik, pastikan tidak ada arus listrik yang masih mengalir sebelum menyentuh korban.

  1. Hentikan proses terbakar dan irigasi luka dengan air yang mengalir selama 20-30 menit
  2. Lakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP-CPR)  bila perlu.
  3. Lepaskan semua pakaian dan perhiasan yang terbakar. Bila sulit dilepas, jangan dipaksa, gunting mengelilingi daerah yang melekat.
  4. Tutup luka bakar dengan kain kering atau kassa bersih. Jangan berikan apapun diatas luka. Jangan pecahkan gelembung. Bungkuslah jari-jari yang terluka satu persatu.
  5. Jaga korban tetap hangat.

Panggil bantuan paramedis, dokter, atau bawa ke rumah sakit terdekat